Ketika Sang Pendidikan Harus Menjewer Anak Didiknya

Rasulullah -shallalahu ‘alaihi wa sallam- memang tidak pernah memeraktikan memukul anak kecil dalam mendidik, tetapi beliau pernah menjewer anak kecil walau dengan lemah lembut.

 Abdullah bin Busr Al Maaziniy –radhiallahu ‘anhu- berkata: “Ibuku dahulu mengutusku untuk mengantarkan setandan buah anggur kepada Rasulullah -shallalahu ‘alaihi wa sallam-, lalu Aku memakan sebagiannya sebelum Aku menyampaikannya kepada beliau.
Maka tatkala Aku sampai, beliau pun mengambil telingaku (menjewerku) seraya bersabda:
“Hai Pelanggar!”
(Musnad Asy Syamiyyiin li Abil Qaasim Ath Thabrani, 2/355)

Sebagian orang mungkin akan menganggap anak kecil yang memakan sebagian anggur tersebut wajar karena sang anak tergiur. Dan memang zhahir hadits tersebut menunjukkan hal itu.

Akan tetapi, Rasulullah -shalallahu alaihi wa sallam- tidak membiarkan kejadian tersebut berlalu begitu saja tanpa ada unsur pendidikan urgensi amanat dan kesabaran dalam memikul tanggungjawab amanat bagi anak itu.
Kasih sayang Rasulullah dengan mendidik sikap amanah kepada anak tersebut lebih besar daripada terhadap urusan perut anak itu!

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: