Kabar Gembira akan Datangnya Kehancuran Pencela Nabi

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah –rahimahullah- mengisahkan bahwa:
Kaum muslimin yang adil terpercaya, yang ahli fiqih, serta yang telah berpengalaman telah mengabarkan kepadaku tentang apa yang telah mereka alami berkali-kali dalam mengepung benteng dan kota di daerah pesisir Syam, bahwasannya tatkala mereka, kaum muslimin tersebut, mengepung orang-orang Eropa (bani Ashfar) yang bercokol di benteng tersebut pada zaman kami, kaum muslimin itu mengatakan:

“Dahulu kami tatkala mengepung suatu benteng atau suatu kota selama sebulan atau lebih, lalu pengepungan tersebut tidak berhasil sehingga kami pun hampir menyerah mundur, tiba-tiba penghuni benteng tersebut dengan lancang menghina Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- dan menjelek-jelekkan kehormatan beliau! Maka dengan itu, kami pun mampu segera membuka benteng tersebut dengan mudah. Bahkan keberhasilan tersebut hanya terpaut satu atau dua hari atau sekitar itu dari penghinaan mereka tersebut! Tempat benteng tersebut dibuka dengan paksa dan di dalamnya pun terjadilah pembantaian besar.”
Kaum Muslimin pun ada yang mengatakan:
حتى إن كنا لنتباشر بتعجيل الفتح إذا سمعناهم يقعون فيه مع امتلاء القلوب غيظا عليهم بما قالوا فيه
“Bahkan ketika itu kami senantiasa menganggap adanya kabar gembira akan datangnya keberhasilan membuka benteng musuh tatkala kami mendengar musuh-musuh itu menghina Rasulullah, tentu bersamaan dengan itu pun hati-hati kami murka atas omongan mereka terhadap beliau itu.”
( Ash Shaarimul Masluul, 117, Asy Syaamilah)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: