Hukum Walimah Khitan

Apakah Hukum Mengadakan Walimah Khitan?

Dalam hal ini, Para Ulama dari Komite Tetap Fatwa di Kerajaan Arab Saudi menfatwakan bahwa:

Bersukacita dan berbahagia karena khitan merupakan hal yang dianjurkan oleh Syari’at. Karena khitan adalah diantara perkara-perkara yang disyari’atkan dan Allah Yang Maha Suci berfirman:

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ

Artinya: “Katakanlah: ‘Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan’”. (QS. Yunus: 58).

Dan khitan merupakan karunia dan rahmat dari Allah Yang Maha Suci. Tidak mengapa membuat makanan (walimah) pada kesempatan (khitan) ini sebagai bentuk rasa Syukur kepada Allah atas karunia dan rahmat dari Allah tersebut.

(sumber: Fataawaa Lajnah Da-imah Lil buhuutsil ‘ilmiyyah wal iftaa, 5/142).

 

================

Diterjemahkan oleh: Muhammad Hilman Alfiqhy

Pembina Grup WA Kajian Muslimah, Bandung.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: